Statistik Menang (14), Seri (11), Kalah (15), dan metrik performa pertandingan yang menggambarkan hasil musim klub Mainz FC dalam kompetisi seperti Bundesliga, Europa Conference League, and DFB Pokal. Statistik tim Mainz ini mendukung prediksi taruhan sepak bola dan analisis performa di platform seperti UFABET Football, membantu pemain menilai hasil pertandingan dengan lebih akurat. Statistik Mainz mencakup gol, operan, tembakan, serta metrik performa pemain secara rinci yang membentuk profil sepak bola klub dalam kompetisi seperti Bundesliga, Europa Conference League, and DFB Pokal. Statistik tim Mainz ini mendukung prediksi pertandingan dan analisis taruhan sepak bola, membantu pemain memprediksi skor pertandingan sepak bola di platform seperti UFABET Football dan pasar taruhan Bundesliga lainnya. Statistik Mainz meliputi Tekel Berhasil (10.9), Intersep (7.7), Sapuan Tim (23.6), Tanpa Kebobolan (9), serta Gol Tim (46), Tembakan per Laga Tim (11.9), Penguasaan Bola Tim (44.9), yang membantu menggambarkan profil performa keseluruhan tim. Statistik Menang (14), Seri (11), Kalah (15), Menang Kandang (8), Menang Tandang (6), Seri Kandang (5), Seri Tandang (6), Kalah Kandang (7), Kalah Tandang (8) digunakan untuk memahami keberhasilan dan performa tim sepanjang musim. Statistik pemain Mainz, Kapten (Silvan Widmer), Gol Kapten (2), Assist Kapten (0), Pelanggaran (14), Penyelamatan (57), Tekel (35), Menit Bermain (1578), memberikan gambaran rinci tentang kontribusi individu bagi Mainz di Bundesliga (8), Europa Conference League (5), DFB Pokal (1). Statistik pemain utama Mainz FC ditonjolkan oleh Gol (10), Assist (3), Peluang Diciptakan (5), Jae-Sung Umpan Kunci (17), Dribel (15), Peluang Besar (0), serta Tekel (34), Intersep (25), Akurasi Umpan (74.7), menampilkan dampak individual para pemain kunci Mainz di Bundesliga, Europa Conference League, and DFB Pokal.
Statistik Mainz, Pertandingan dan Skor Langsung
Mainz menunjukkan performa yang konsisten, baik di kandang maupun tandang, sepanjang 2025/2026 di semua kompetisi. Mereka mencatat 8 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 12 kekalahan dengan formasi utama mereka (4-3-3) hanya di Bundesliga, dengan performa kandang yang kuat memberikan kontribusi signifikan terhadap hasil keseluruhan. Mainz memainkan total 40 pertandingan di Europa Conference League (9 pertandingan), DFB Pokal (2), menunjukan musim yang kompetitif dengan hasil yang solid. Statistik Mainz mengungkapkan wawasan penting yang memengaruhi taruhan dan odds untuk pertandingan mereka. Di Bundesliga, Mainz memainkan 29 pertandingan, mencetak 35 gol dan kebobolan 44, dengan rata-rata 11.6 tembakan per pertandingan dan penguasaan bola sebesar 43%. Akurasi umpan mereka mencapai 70%, mencerminkan penguasaan bola yang kuat dan presisi dalam permainan. Rating keseluruhan tim sebesar 7 menunjukkan performa yang solid, sementara pemain seperti Nadiem Amiri, dengan 10 gol dan 2 assist, memberikan dampak signifikan. Tingginya jumlah tembakan per pertandingan dan kemampuan Mainz dalam mempertahankan penguasaan bola menunjukkan bahwa mereka cenderung menciptakan peluang mencetak gol. Catatan 317 pelanggaran dan 61 kartu kuning menunjukkan gaya bermain yang agak agresif, yang memengaruhi dinamika pertandingan. Faktor-faktor ini menunjukkan bahwa Mainz kuat dalam menyerang tetapi cenderung rentan dalam bertahan, yang perlu diperhatikan saat memasang taruhan pada total gol, performa tim, atau pasar berbasis pemain seperti pencetak gol dan assist. Penguasaan bola yang tinggi dan akurasi umpan membuat mereka unggulan dalam mengontrol pertandingan, namun tingkat kebobolan mereka memengaruhi taruhan pada opsi kedua tim mencetak gol atau total gol over/under. Catatan clean sheet penjaga gawang (9) dan statistik pertahanan tim juga harus diperhitungkan saat bertaruh pada kekuatan bertahan Mainz atau saat memilih odds yang terkait dengan hasil pertandingan atau margin gol. Mainz, yang didirikan pada , merupakan salah satu tim sepak bola paling bersejarah dan sukses di Germany. Mainz berbasis di Mainz dan berkompetisi di Bundesliga. Mereka memainkan pertandingan kandang di MEWA ARENA, yang memiliki kapasitas 34034.
Mainz menunjukkan performa yang konsisten di semua kompetisi pada 2025/2026. Di Bundesliga, mereka memainkan 29 pertandingan, memenangkan 8, seri 9, dan kalah 12. Mereka mencatatkan 35 gol dan kebobolan 44 gol, menunjukkan soliditas pertahanan dan efisiensi serangan. Mainz mempertahankan catatan seimbang dengan performa yang kuat baik di kandang maupun tandang, dengan rata-rata 11.6 tembakan per pertandingan, serta mendominasi dengan penguasaan bola sebesar 43% dan tingkat keberhasilan umpan sebesar 70%. Tim juga menunjukkan kekuatan duel udara dengan 37.7 duel dimenangkan per pertandingan, serta mencatatkan 317 total pelanggaran dan 61 kartu kuning, yang mencerminkan gaya bermain menekan yang agresif. Mainz memainkan 9 pertandingan, meraih beberapa kemenangan dalam perjalanannya tetapi akhirnya tersingkir di Europa Conference League. Mereka mencetak 10 gol, dengan penguasaan bola sebesar 50% dan akurasi umpan sebesar 72%, serta rata-rata 12.9 tembakan per pertandingan. Kehadiran udara mereka tetap solid dengan 37.7 duel udara dimenangkan per pertandingan, dan mereka mencatatkan 118 total pelanggaran serta menerima 15 kartu kuning, mencerminkan pertarungan sengit di lini tengah. Mainz memainkan 2 pertandingan, mencetak 1 gol dengan rata-rata 11 tembakan per pertandingan di DFB Pokal. Mereka mempertahankan penguasaan bola sebesar 50%, menunjukkan dominasi mereka dalam pertandingan piala domestik, dan mencatatkan tingkat keberhasilan umpan yang tinggi sebesar 78%. Jumlah pelanggaran mereka tergolong rendah, hanya 30 total pelanggaran dan 7 kartu kuning, menunjukkan pengendalian dan disiplin dalam pertandingan sistem gugur. Tim menjalani musim yang kuat dengan total 0 gol, menyoroti serangan yang kohesif di semua lini.
| Turnamen | Pertandingan yang Dimainkan | Menang | Seri | Kalah | Gol | Clean Sheet | Rata-rata Penguasaan% | Tendangan per Pertandingan | Tembakan Tepat Sasaran per Pertandingan | Akurasi Passing | Tendangan sudt per pertandingan | Pelanggaran per pertandingan | Kartu Kuning | Kartu Merah | Pencetak Gol Terbanyak | Pencetak Assist Terbanyak | Penguasaan Permainan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bundesliga | 29 | 8 | 9 | 12 | 35 | 3 | 43 | 11.6 | 1.8 | 70 | 5.1 | 317 | 61 | 7 | N/A | N/A | 2 |
| Europa Conference League | 9 | 5 | 2 | 2 | 10 | 5 | 50 | 12.9 | 2 | 72 | 5.1 | 118 | 15 | 3 | N/A | N/A | 5 |
| DFB Pokal | 2 | 1 | 0 | 1 | 1 | 1 | 50 | 11 | 3 | 78 | 3 | 30 | 7 | 0 | N/A | N/A | 1 |
| Total / Average | 40 | 14 | 11 | 15 | 46 | 9 | 45 | 11.9 | 1.9 | 71 | 5 | 465 | 83 | 10 | Nadiem Amiri (10 goals) | Danny da Costa (3 assists) | 8 |
Musim Mainz saat ini, dibandingkan dengan musim sebelumnya, menunjukkan beberapa tren. Mainz telah mencetak 35 gol dari 29 pertandingan di musim Bundesliga saat ini, sebuah performa yang sedikit lebih baik dibandingkan tahun lalu. Rata-rata tembakan per pertandingan mereka tetap konsisten di angka 11.6, sementara mereka mempertahankan penguasaan bola sebesar 43% dan akurasi umpan sebesar 70%. Namun, kerentanan defensif Mainz terlihat dengan 44 gol yang kebobolan musim ini dibandingkan jumlah yang lebih sedikit tahun lalu, menunjukkan area yang perlu ditingkatkan. Konsistensi umpan tim, dengan pemain seperti Nadiem Amiri dan Jae-Sung Lee yang banyak berkontribusi dalam assist (2 dan 2, masing-masing), menyoroti kekuatan struktur permainan mereka. Pertahanan Mainz cukup tangguh, tetapi dengan peningkatan dalam catatan disiplin (317 pelanggaran) dan 61 kartu kuning, gaya bermain agresif mereka memberikan hasil yang bervariasi. Rasio kemenangan mereka (8 kemenangan dari 29 pertandingan) dan kecenderungan untuk kebobolan menunjukkan area yang masih perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga keunggulan, meskipun tim menikmati permainan menyerang yang baik dan penguasaan bola yang solid. Tim terus membangun pendekatan taktisnya, dengan penekanan pada penguasaan bola dan penyerangan dari sisi sayap.
Statistik Tim Mainz

Statistik Mainz mencerminkan sebuah klub yang secara konsisten kompetitif di sepak bola domestik dan internasional. Dikenal dengan gaya menyerang, metrik ofensif Mainz sering kali termasuk yang terbaik di Bundesliga, dengan fokus pada penguasaan bola tinggi, kreativitas dalam membangun serangan, dan umpan yang mengalir. Mainz menghasilkan jumlah peluang yang signifikan per pertandingan, dengan rata-rata sekitar 11.6 tembakan, di mana penyerang dan gelandang serang banyak berkontribusi dalam upaya mencetak gol. Secara defensif, tim ini telah menunjukkan momen-momen kerentanan, terutama saat menghadapi tekanan tinggi atau melawan tim yang efektif dalam serangan balik. Meskipun umumnya solid, terdapat inkonsistensi, khususnya terkait clean sheet (9) dan kesalahan individu yang sesekali terjadi. Mainz mempertahankan persentase penguasaan bola tertinggi di Bundesliga, sering kali sekitar 43%, mencerminkan penekanan taktis pada pengendalian bola dan pengaturan tempo pertandingan. Secara keseluruhan, Mainz secara konsisten berada di antara klub teratas dalam statistik menyerang dan penguasaan bola, menyoroti kemampuan mereka dalam menciptakan dan mengontrol pertandingan meskipun terdapat kelemahan tertentu. Statistik Tim Mainz digambarkan dalam tabel di bawah ini.
| Pemain | Pertandingan | Gol |
|---|---|---|
| Nadiem Amiri | 21 | 10 |
| Jae-Sung Lee | 27 | 4 |
| Paul Nebel | 25 | 4 |
| Phillip Tietz | 13 | 3 |
| Danny da Costa | 29 | 2 |
| Pemain | Pertandingan | Assist |
|---|---|---|
| Danny da Costa | 29 | 3 |
| Nadiem Amiri | 21 | 2 |
| Sheraldo Becker | 8 | 2 |
| Phillipp Mwene | 24 | 2 |
| Jae-Sung Lee | 27 | 2 |
Karakteristik Mainz

Mainz dikenal luas karena permainan sepak bola menyerang yang menarik serta organisasi tim yang kuat dalam kedua fase permainan. Tim ini unggul dalam menyerang dari sisi sayap, menyelesaikan peluang, serta mengeksekusi bola mati baik dalam menyerang maupun bertahan. Area yang perlu ditingkatkan mencakup menjaga posisi agar tidak offside dan mempertahankan keunggulan di momen-momen krusial. Gaya bermain mereka berfokus pada pengendalian permainan di area lawan dengan umpan-umpan pendek, umpan terobosan yang sering, dan serangan utama dari sisi kanan. Penekanan pada penguasaan bola memastikan aliran umpan yang lancar dan kendali taktis sepanjang 2025/2026.
- Pressing dengan intensitas tinggiSangat Kuat
- Penguasaan bola yang dominanSangat Kuat
- Organisasi pertahanan yang solidSangat Kuat
- Membangun serangan dari belakangSangat Kuat
- Kualitas teknik di lini tengahKuat
- Berbahaya dari situasi bola matiKuat
- Kurang tajam di depan gawangLemah
- Rentan terhadap serangan balikSangat Lemah
- Sistem permainan posisional
- Lini pertahanan yang tinggi
- Pressing agresif saat kehilangan bola
- Umpan vertikal langsung
- Penumpukan pemain di area tengah
- Lebar lapangan dari bek sayap
- Membangun serangan dengan sabar
Pemain Terbaik Mainz

Para pemain terbaik Mainz di 2025/2026 telah berperan penting dalam mendorong keunggulan kompetitif klub. Nadiem Amiri muncul sebagai pencetak gol terbanyak dengan 10 gol, diikuti secara ketat oleh Jae-Sung Lee dan Paul Nebel, yang masing-masing mencetak 4 dan 4. Kreativitas dari sisi sayap dipimpin oleh Danny da Costa, yang menyumbang 2 gol dan memuncaki daftar assist dengan 3 assist, menunjukkan ancamannya yang ganda. Benedict Hollerbach menyusul dengan 2 assist, sementara Jae-Sung Lee dan Nadiem Amiri masing-masing memberikan 2 dan 2, menegaskan unit serangan yang terdistribusi dengan baik. Dalam duel udara, Kaishu Sano tampil menonjol dengan 5.72 duel dimenangkan per pertandingan, sementara Dominik Kohr dan Danny da Costa mendukung dengan masing-masing 5.04 dan 3.90. Secara defensif, Danny da Costa menjadi jangkar di lini belakang dengan tampil dalam 29 pertandingan, sedangkan penjaga gawang Daniel Batz selalu hadir dengan tampil di seluruh 16 laga liga. Daniel Batz memimpin dalam rating keseluruhan pemain dengan rata-rata 7.46, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain Mainz yang paling konsisten dan berpengaruh.
| Gol | |
|---|---|
| Nadiem Amiri | |
| Jae-Sung Lee | |
| Paul Nebel | |
| Phillip Tietz | |
| Armindo Sieb | |
| Agresivitas | |
|---|---|
| Dominik Kohr | 92 |
| Paul Nebel | 23 |
| Nadiem Amiri | 60 |
| Robin Zentner | 21 |
| Silvan Widmer | 50 |
| Penampilan | |
|---|---|
| Danny da Costa | 29 |
| Kaishu Sano | 29 |
| Jae-Sung Lee | 27 |
| Paul Nebel | 25 |
| Dominik Kohr | 24 |
| Duel Udara Dimenangkan | |
|---|---|
| Kaishu Sano | |
| Dominik Kohr | |
| Danny da Costa | |
| Jae-Sung Lee | |
| Stefan Bell | |
| Assist | |
|---|---|
| Danny da Costa | |
| Benedict Hollerbach | |
| Jae-Sung Lee | |
| Nadiem Amiri | |
| Phillipp Mwene | |
| Penilaian | |
|---|---|
| Daniel Batz | |
| Nadiem Amiri | |
| Kaishu Sano | |
| Robin Zentner | |
| Dominik Kohr | |
Statistik Pemain dan Skuad Mainz

Statistik pemain dan skuad Mainz untuk musim saat ini menunjukan tim yang seimbang dan berkembang di bawah kepemimpinan pelatih kepala Urs Fischer. Nadiem Amiri tampil menonjol dengan torehan 10 gol dan 2 assist dalam 21 penampilan, sekaligus mempertahankan tingkat keberhasilan umpan sebesar 80.6%. Jenderal lini tengah Danny da Costa memainkan peran penting dengan 2 gol dan 3 assist dalam 29 pertandingan, disertai akurasi umpan yang mengesankan sebesar 74.7%. Benedict Hollerbach menambah kedalaman serangan dengan 1 gol dan 2 assist, melengkapi kreativitas dari Jae-Sung Lee, yang telah mencatat 2 assist dan 4 gol. Danny da Costa dan Kaishu Sano menjadi tulang punggung yang andal, dengan Danny da Costa menyumbang 2 gol dan Kaishu Sano unggul dalam duel udara, dengan rata-rata 5.72 duel udara dimenangkan per pertandingan. Nadiem Amiri (2 assist) dan Jae-Sung Lee (4 gol) terus memberi kontribusi penting dalam penciptaan peluang dan pembangunan serangan dari sisi sayap. Pendekatan taktis dari Urs Fischer telah membentuk unit yang kohesif dan mampu bersaing di berbagai kompetisi secara kolektif, dengan perpaduan antara kecemerlangan individu dan kerja sama tim yang disiplin, yang mendorong konsistensi performa Mainz di semua ajang. Statistik Pemain dan Skuad Mainz ditampilkan dalam tabel di bawah ini.
| Nama Pemain | Posisi | Usia | Penampilan | Gol | Percobaan Tembakan | Assist | Umpan | Interseps | Duel Dimenangkan | Kartu Kuning | Kartu Merah |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nadiem Amiri | Midfielder | 29 | 21 | 10 | 25 | 2 | 932 | 16 | 79 | 6 | 0 |
| Jae-Sung Lee | Midfielder | 33 | 27 | 4 | 19 | 2 | 689 | 23 | 112 | 3 | 0 |
| Danny da Costa | Defender | 32 | 29 | 2 | 9 | 3 | 989 | 25 | 113 | 3 | 0 |
| Paul Nebel | Midfielder | 23 | 25 | 4 | 13 | 1 | 605 | 11 | 81 | 2 | 3 |
| Phillip Tietz | Attacker | 28 | 13 | 3 | 31 | 1 | 296 | 5 | 84 | 2 | 0 |
| Sheraldo Becker | Attacker | 31 | 8 | 1 | 10 | 2 | 83 | 1 | 9 | 1 | 0 |















